JakArt@2001 – International Arts, Cultural & Educational Festival
Waktu: Juni 2001
Merupakan proyek seni rupa publik yang melibatkan seniman-seniman muda Jakarta dan dari beberapa daerah. Persoalan utama yang menjadi perhatian dalam proyek ini adalah bagaimana kita melihat ruang publik, posisi seniman, dan Jakarta dengan individu-individu di dalamya.
Ruang publik di kota-kota besar menjadi ruang “diam” ketika ia bersentuhan dengan masyarakatnya. Apalagi posisi ruang-ruang publik di sini menjadi sangat angkuh dan menjadi sebuah simbol dari kekuasaan kota terhadap habitatnya.
Namun dalam sisi yang lain yaitu kesenian, dilihat dari persoalan publik sering seniman menjadikan keadaan yang hampir sama yaitu; seniman sering menganggap masyarakat itu “bodoh” dan sering terjadi publik sebagai komoditi keseniannya. Masyarakat diharapakan untuk mengapresiasi kesenian tersebut. Padahal dari sisi yang lain; apakah seniman bisa mengapresiasi masyarakat? Pertanyaan ini yang menjadi persoalan utama dalam proyek ini; bagaimana seniman menjadikan sebuah proses berkesenian yang interaktif dengan masyarakatnya sendiri (aktif maupun pasif).
Dari persoalan diatas, maka kita akan dihadapkan kepada persoalan bagaimana posisi dan sifat-sifat individu yang ada di masyarakat. Untuk itu posisi seniman menjadi sangat erat hubungannya dengan bagaimana memasukan “ruang individu”(karya) ke ruang publik. Karena di sini seharusnya tidak ada yang “dibodohkan” atau “direndahkan” oleh masing-masing posisi tersebut.