ruangrupa adalah organisasi seni rupa kontemporer yang didirikan pada 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta. Sebagai organisasi nirlaba, ruangrupa bergiat mendorong kemajuan gagasan seni rupa dalam konteks urban dan lingkup luas kebudayaan melalui pameran, festival, laboratorium seni rupa, lokakarya, penelitian, serta penerbitan buku, majalah, dan jurnal online.

ruangrupa is a contemporary art organization founded in 2000 by a group of artists in Jakarta. As a nonprofit organization, it works to advance art ideas in urban context and the broad scope of culture through exhibitions, festivals, art laboratory, workshops, researches and book, magazine, and online journal publications.

Director: Ade Darmawan
Manager: Ajeng Nurul Aini
Finance: Daniella F.
Art Lab: Riksa Afiaty
RURU Gallery: Leonhard Bartolomeus
OK. Video: Mahardika Yudha
Jakarta 32° C: Andang Kelana, M. Sigit Budi S.
Institut ruangrupa: Farid Rakun, Ardi Yunanto
JurnalKarbon.net: Berto Tukan, Abdul Manan Rasudi, Windu Jusuf
Archives dan Documentation: Lisna Dwi A., Ari Rusyadi
RURU Corps.: Julia Sarisetiati, Maya
RURU Shop: Ayu Dila Martina
RURUradio: oomleo, Arie Dagienks
RURU Kids: Daniella F.
IT & Website: Abi Rama
Household: Samuel Bagas

ruangrupa
Jl.Pancoran Timur II No. 4
Jakarta Selatan
12780 – Indonesia
E: ajeng@ruangrupa.org
W: ruangrupa.org

Art Lab is a program of art projects that conduct researches and creative collaborations on urban and media issues, a space of collaboration for both individual artists and collectives of interdisciplinary fields from inside and outside Indonesia.

Art Lab adalah sebuah program proyek seni yang meneliti dan melakukan kolaborasi kreatif atas permasalahan urban dan media, sebagai ruang kolaborasi bagi perupa individual maupun kelompok lintas disiplin dari dalam dan luar Indonesia.

Coordinator: Riksa Afiaty
Collaborators: Hauritsa, Saleh Husein, Cut and Rescue

T: @ruruartlab
IG: @ruruartlab
Blog: artlab.ruangrupa.org/blog
W: gerobakbioskop.org

RURU Gallery is a contemporary art gallery opened by ruangrupa since 2008 to provide space for visual works by young artists, writers, and curators in six exhibitions a year.

RURU Gallery adalah galeri seni rupa kontemporer yang dibuka oleh ruangrupa sejak 2008 untuk memberi ruang bagi karya visual seniman, penulis, dan kurator muda melalui enam pameran dalam setahun.

Curator: Leonhard Bartolomeus

Karbon is an online journal that discusses public space issues and Indonesian urban people’s visual works and culture viewed from various perspectives in critical, creative, and imaginative ways.

Karbon adalah jurnal online yang membahas permasalahan ruang publik serta karya dan budaya visual warga perkotaan di Indonesia yang dilihat dari berbagai sudut pandang secara kritis, kreatif, dan imajinatif.

Editors: Berto Tukan, Abdul Manan Rasudi, Windu Jusuf

T: @jurnalkarbon
W: jurnalkarbon.net

Jakarta 32°C is a biannual art event presenting the best visual works of students of Jakarta. Held since 2004, Jakarta 32°C involves curatorial processes, young artists’ experiments, writings on arts, and exhibition management done by students and young artists in Jakarta.

Jakarta 32°C adalah perhelatan seni rupa dua tahunan yang menampilkan karya-karya visual terbaik mahasiswa se-Jakarta. Diadakan sejak 2004, Jakarta 32°C melibatkan proses kuratorial, eksperimentasi seniman muda, penulisan karya, dan pengorganisasian pameran yang dilakukan oleh para mahasiswa dan seniman muda di Jakarta.

Coordinator: Andang Kelana, M. Sigit Budi S.

T: @jakarta32c
IG: @jakarta32c
FB Page: Jakarta 32°C
W: jakarta32c.org

RURU Shop is a shop selling various artistic stuffs produced by ruangrupa and friends, such as bags, band t-shirts, CDs, casettes, books, accessories, and other eccentric paraphernalia.

Ruru Shop sebuah toko yang menjual berbagai benda-benda artistik yang diproduksi oleh ruangrupa dan kawan-kawan, seperti tas, kaos band, CD, kaset, buku, pernak-pernik dan barang-barang eksentrik lainnya.

Koordinator: Ayu Dila Martina

T: @RURUShop
IG: @rurushop
FB: Ruru Shop

OK. Video is an international media art festival in Indonesia held biannually since 2003. Up to 2014, not only staging a festival, OK. Video, under the name OK. Video: Jakarta International Video Festival, had also been focusing on video art development in Indonesia through exhibitions and spectacles of media art, workshops, documentation, production, and distribution of media artworks in Indonesia. Starting from 2015, OK. Video has changed its name to OK. Video: Indonesia Media Arts Festival and has expanded its focus to time-based works such as video and film, installation-based art, performances, audio-based art, and internet and social media based art. It also opens the possibility for audio-visual technology based art and that of other media that are likely to present critical issues in new artistic ideas.

OK. Video merupakan sebuah festival seni media internasional di Indonesia yang sejak 2003 diadakan setiap dua tahun sekali. Hingga 2014, selain menyelenggarakan festival, OK. Video yang masih bernama lengkap OK. Video: Jakarta International Video Festival fokus pada pengembangan seni video di Indonesia melalui pameran dan pertunjukan seni media, lokakarya, dokumentasi, produksi, dan distribusi karya seni media di Indonesia. Mulai 2015, OK. Video mengubah nama menjadi OK. Video: Indonesia Media Arts Festival, sekaligus memperluas konsentrasinya pada karya-karya berbasis waktu seperti video dan film, bersifat instalatif, pertunjukan, dan seni bebunyian, seni berbasis Internet dan media sosial, juga membuka kemungkinan karya berbasis teknologi audio-visual dan media lain yang berpeluang menghadirkan isu-isu kritis dalam gagasan artistik baru.

Coordinator: Mahardika Yudha

T: @OK_Video
FB page: OK. Video
W: okvideofestival.org

Jarakpandang.net is the site for participants of Art and Visual Culture Writing Workshop held by ruangrupa; a space to publish ideas and criticisms on art and visual culture. The workshop’s participants and alumni are the site’s regular contributors, in which there are essays, interviews, reportages, and other forms of writing about art and visual culture.

Jarakpandang.net adalah situs peserta Lokakarya Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual yang diadakan ruangrupa sebagai tempat menuliskan gagasan dan kritik mengenai seni rupa dan budaya visual. Para peserta dan alumni peserta lokakarya tersebut merupakan kontributor tetap situs yangberisi artikel berupa esai, wawancara, liputan dan bentuk tulisan lain mengenai seni rupa dan budaya visual.

Editors: Leonhard Bartolomeus, Maulida Raviola

T: jarakpandang
W: jarakpandang.net

RURUradio is… a contemporary radio with no wave that’s so very in art & culture & pop!

RURUradio adalah… radio kontemporer tanpa gelombang yang pokoknya art & culture serta pop sekali!

Coordinator: oomleo, Arie Dagienks, Hauritsa

T: @RURUradio
IG: @rururadio
FB: RURU Rururadio
FB page: RURUradio
W: rururadio.org

RURU Kids manages fun, educative, and innovative education-based art programs for children and teens. Through art workshops, music performances, and video, rurukids invites artists, art practitioners, and interdisciplinary professional mentors to share knowledge and experiences in art and culture. While taking participants to learn and play, and work on ideas to become an artwork, rurukids encourages them, in their beliefs and skills, to express and think critically, and ask them to share knowledge with their peers.

rurukids mengelola program seni berbasis pendidikan yang menyenangkan, edukatif dan inovatif untuk anak dan remaja. Melalui lokakarya seni rupa, pertunjukan musik dan video, rurukids mengundang seniman, praktisi seni, dan mentor-mentor profesional lintas disiplin untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang seni dan budaya. Sembari mengajak peserta belajar sambil bermain, juga mengolah ide hingga menjadi sebuah karya, rurukids mendorong
kepercayaan dan kemampuan anak untuk berani berekspresi dan berpikir kritis, serta mengajak mereka untuk saling berbagi pengetahuan kepada teman-temannya.

Coordinator: Daniella F.

T: @rurukidsjakarta
IG: @rurukidsjakarta

Archives & Documentation Division manages ruangrupa’s archives of all art projects and book collection to be open for anyone in need to access. This division also makes the documentation of all ruangrupa’s activities in audio-visual format. This division will work with various parties to preserve ruangrupa’s archives to be able to be a part of an ongoing knowledge production.

Divisi Arsip dan Dokumentasi mengelola seluruh arsip berbagai proyek seni rupa dan koleksi buku ruangrupa sehingga dapat diakses oleh siapa pun yang membutuhkannya. Divisi ini juga mendokumentasikan seluruh kegiatan ruangrupa ke dalam format audio-visual. Divisi Arsip dan Dokumentasi akan bekerjasama dengan berbagai pihak demi mengelola arsip ruangrupa agar menjadi bagian dari produksi pengetahuan yang berkelanjutan.

Coordinator: Lisna Dwi Admadiarjo, Ari Rusyadi

RURU Corps is a visual communication bureau founded by three art-culture organizations in Jakarta: ruangrupa, Forum Lenteng, and SERRUM.

RURU Corps adalah biro komunikasi visual yang didirikan oleh tiga organisasi seni-budaya di Jakarta: ruangrupa, Forum Lenteng, dan SERRUM.

Coordinator: Julia Sarisetiati, Maya
T: @rurucorps
FB: Ruru Corps
FB page: RURU Corps
IG: @rurucorps
w: rurucorps.com

Held annually since 2010, RRREC Fest is a music festival presenting and bringing together the multitude of artists’ groups, communities, musicians, and music event organizers of various countries. RRREC Fest is ruangrupa’s enterprise together with young artists to put forward fresh, innovative, and inspiring ideas to the young generation of music lovers and Jakarta public at large. RRREC Fest is a statement about the importance of alternative spirit, not only in music, but also in other cultural practices. It is a convention of music lovers as well as a place to build networks with musicians, bands, performers, and independent music festival organizations, especially those from around Asia, which opens dialogs for new collaborations in the future.
Since 2015, RRREC Fest has been organized by RURU Corps. This year is especially special since RRREC Fest is held twice. On 25-27 September 2015 RRREC Fest will be held in Tanakita Camping Ground, Gunung Gede Pangrango, Sukabumi, West Java, under the banner of RRREC Fest in the Valley. This music festival comprising programs such as workshops, artist residencies, discussions, film screenings, and art exhibition is designed to become a delightful weekend getaway in a mountain area for anyone interested.
The second RRREC Fest in 2015 will be held in Taman Menteng, Central Jakarta, and a number of public spaces around Menteng area. This city festival will use the Menteng historical area that has been swallowed by the rapid city development as the performance stage of music from various countries. From a concept that takes the visitors to move from one performance site to the next, the public will be invited to appreciate historical spaces of Menteng. Apart from music performances, this festival will also hold film screenings, community bazaar, discussions, and art creation projects in public space. Sign up yourself at info.rrrecfest@gmail.com.

Diselenggarakan setiap tahun sekali sejak 2010, RRREC Fest adalah festival musik yang menampilkan dan mempertemukan berbagai kelompok seniman, komunitas, musisi serta penyelenggara acara musik dari berbagai negara. RRREC Fest merupakan upaya ruangrupa bersama para seniman muda untuk menawarkan gagasan segar, inovatif, dan inspiratif kepada generasi muda pecinta musik dan warga Jakarta pada umumnya. RRREC Fest merupakan pernyataan akan pentingnya semangat alternatif, yang tidak hanya dalam dunia musik tetapi juga dalam praktik kebudayaan lainnya. RRREC Fest merupakan tempat pertemuan penggemar musik, juga tempat menjalin jaringan kerja baru dengan musisi, band, performer, organisasi festival musik independen, khususnya yang berasal dari wilayah Asia dan sekitarnya, sehingga mampu membuka ruang dialog bagi kolaborasi-kolaborasi baru di masa depan.
Sejak 2015, RRREC Fest dikelola oleh RURU Corps, yang dengan istimewa pada tahun yang sama akan menyelenggarakan RRREC Fest sebanyak dua kali. Pada 25-27 September 2015, RRREC Fest akan diadakan di Tanakita Camping Ground, Gunung Gede Pangrango, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dengan tajuk RRREC Fest in The Valley. Festival musik yang juga berisi program lokakarya, residensi seniman, diskusi, pemutaran film, dan pameran seni rupa ini dirancang untuk menjadi ajang liburan akhir pekan di pegunungan yang menyenangkan bagi siapapun yang berminat turut serta.
RRREC Fest kedua pada 2015 ini, akan diadakan di Taman Menteng, Jakarta Pusat, dan sejumlah ruang publik di kawasan Menteng tersebut. Festival dalam kota ini akan menggunakan kawasan bersejarah Menteng yang kian tergerus pesatnya pembangunan kota sebagai ajang pertunjukan musik dari berbagai negara. Melalui festival musik yang akan membuat pengunjung berpindah dari satu lokasi pertunjukan ke lokasi lainnya, publik akan diajak untuk kembali mengapresiasi ruang-ruang bersejarah di kawasan Menteng. Selain pertunjukan musik, festival kali ini juga mengadakan pemutaran film, bazaar komunitas, diskusi, dan proyek penciptaan karya seni rupa di ruang publik.
Daftarkan diri Anda ke: info.rrrecfest@gmail.com

Curators: The Secret Agents dan Pasangan Baru.

w: rrrec.ruangrupa.org

Institut ruangrupa is an art education program which is unaccredited, doesn’t award any degree, and doesn’t provide a fixed curriculum. This institute is ruangrupa’s latest enterprise after a dozen of years as a contemporary art organization with active roles in art and culture development to meet new challenges in education. ruangrupa’s collective programs will become tools and methods for Institut ruangrupa’s learning process that respond to your needs. We believe that our teaching model, always in contingency, is a freedom which we need to take care of as a response toward contradictions in our daily lives: the wretchedness of the city we love, the public education system that dumbs us down yet lulls us, our desire to better our wellbeing by deceiving others, and both our wish and unwillingness to become a part of a wider society. Institut ruangrupa was founded in 2015 to find the meaning of life in Jakarta—which probably is nothing. Moreover, through this Institut’s active role in Arts Collaboratory—an institute of exchange and collaboration with more than 20 art organizations of Africa, Asia, Latin America, and Middle East as members—talks about Jakarta can be broadened in terms of being an example of megapolitan city at the Southern sphere.

Another collaboration built in our first year is that with Jakarta Biennale 2015 through an initiative of education-through-art called Maju Kena Mundur Kena Academy. To get latest information on our activities in the future, subscribe to our electronic newsletter by sending us your email address at info@ruangrupa.org. We will be in contact with you immediately!

Institut ruangrupa adalah program pendidikan seni rupa yang tidak terakreditasi, tidak memberikan gelar apa pun, dan tidak memiliki kurikulum yang pasti. Institut ini merupakan usaha terbaru ruangrupa, setelah belasan tahun menjadi organisasi seni rupa kontemporer yang berperan aktif dalam perkembangan seni dan budaya, untuk menaklukkan tantangan baru dalam ranah pendidikan. Program-program kolektif ruangrupa akan menjadi alat dan metode untuk proses belajar Institut ruangrupa yang akan merespons kebutuhan Anda. Kami percaya bahwa model pengajaran kami yang selalu mengalami perubahan adalah sebuah kebebasan yang perlu kami rawat sebagai tanggapan menghadapi berbagai pertentangan dalam keseharian kita semua: kondisi kota yang brengsek namun tetap kita sayangi, sistem pendidikan umum kita yang membodohi namun membuai, keinginan kita mensejahterakan diri sendiri dengan mengelabui orang lain, sampai keinginan sekaligus keengganan kita untuk menjadi bagian dari masyarakat luas. Institut ruangrupa didirikan pada 2015 untuk mencari arti hidup di Jakarta—yang barangkali juga tidak ada. Lebih jauh lagi, melalui peran aktif Institut ini dalam Arts Collaboratory—sebuah institusi pertukaran dan kerja sama yang beranggotakan lebih dari 20 organisasi kesenian dari Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah—perbincangan mengenai Jakarta dapat diperluas sebagai salah satu contoh kota megapolitan yang terletak di bagian Selatan dunia.

Kerjasama lain yang terjalin pada tahun pertama kami berdiri ini adalah dengan Jakarta Biennale 2015, lewat sebuah inisiatif pendidikan-melalui-kesenian bernama Maju Kena Mundur Kena Academy. Untuk mendapatkan informasi terbaru tentang kegiatan-kegiatan kami di masa depan, berlanggananlah newsletter elektronik kami dengan menuliskan alamat surat elektronik Anda pada email: info@ruangrupa.org. Kami akan menghubungi Anda secepatnya!

Koordinator: Farid Rakun, Ardi Yunanto